• All
Sedekah Bumi dan Babaritan: Simbol Harmonisasi Manusia, Alam, dan Rasa Syukur

June 23, 2026

Di tengah modernisasi yang mengubah lanskap agraris menjadi kawasan industri, beberapa daerah masih teguh menjaga ritual adat seperti Sedekah Bumi atau Babaritan. Bagi masyarakat urban, ritual ini mungkin kerap dianggap sebagai seremonial tahunan semata. Padahal, jika dibedah dari sudut pandang ekologi budaya, ritual ini adalah bentuk komunikasi spiritual dan ekologis yang sangat maju antara manusia dan alam lingkungannya. Babaritan atau Sedekah Bumi pada hakikatnya adalah perayaan atas siklus...

Merawat Memori Kolektif: Mengapa Sejarah Lisan Kampung Adat Perlu Didokumentasikan?

June 23, 2026

Nusantara kaya akan sejarah, namun tidak semua sejarah itu tertulis di atas kertas atau terpahat di batu nisan. Sebagian besar sejarah lokal kita, terutama yang berada di wilayah pedesaan atau kampung adat, tersimpan rapi dalam memori kolektif para sesepuh. Mereka adalah perpustakaan berjalan yang menyimpan asal-usul silsilah, kisah kepahlawanan lokal, hingga latar belakang berdirinya sebuah pemukiman. Metode sejarah lisan (oral history) memegang peranan krusial dalam menjembatani apa yang...

Menatap Ruang, Mengalirkan Energi: Membaca Makna di Balik Gerak Tari Tradisional

June 23, 2026

Bagi mata yang awam, seni tari tradisional mungkin terlihat sebagai rangkaian gerakan indah yang ritmis belaka. Namun, jika kita menyelami lebih dalam, setiap jenggolan kepala, ayunan tangan, hingga perpindahan posisi (pola lantai) adalah sebuah kalimat yang sedang diucapkan tanpa suara. Tari tradisional adalah bahasa untuk hal-hal yang implisit—sebuah media untuk menyampaikan rasa yang terlalu dalam jika hanya diutarakan lewat kata. Dalam kajian koreografi tradisional, gerak tidak pernah berdiri...

Scroll to Top